Panjer, 28 Mei 2026
Mengawali Karya Atma Wedana Kinembulan, Desa Adat Panjer melaksanakan Upacara Ngaben Masal dengan rangkaian kegiatan Ngulapin, Ngaskara serta Ngajum sawa yang dilaksanakan pada Hari Minggu 24 Mei 2026 sedangkan Ngaben Masal yang dibarengi dengan upacara Ngelungah, Ngelangkir dan Wara karuron dilaksanakan pada hari Senin 25 Mei 2026 bertempat di Setra Gandamayu Desa Adat Panjer
Ngulapin bertujuan memanggil dan menyatukan roh (atma) mendiang agar kembali ke simbolis jenazah (sawa) sebelum prosesi pembakaran. Ritual ini memastikan roh tidak tersesat, memulihkan keseimbangan jiwa, serta memohon izin kepada Dewi Durga untuk memulai rangkaian penyucian.
Dalam rangkaian upacara Ngaben, Ngaskara adalah ritual awal yang bermakna “penyucian roh”. Bertujuan membersihkan Atma (roh) dari ikatan dan kotoran duniawi, ritual ini mempersiapkan roh agar suci dan layak menghadap Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebelum jenazah dibakar.
Dalam ajaran Hindu Bali, ngajum (atau Ngajum Kajang) adalah prosesi sakral menyentuh dan menekan selembar kain atau kertas bertuliskan aksara suci (kajang) yang diletakkan di atas jenazah. Ritual ini bermakna sebagai simbol keikhlasan keluarga untuk melepas roh dan menyatukan pikiran agar almarhum mencapai kesucian.






